Dikala senja tanpa senyuman

Hay Kamu.”,,👋

Aku mau bilang:,,

Senja di hari ini datang lagi.

Tadinya aku sempat berfikir,

Apakah senja itu tak datang lagi.?

Aku terdiam.’’’

Kulanjutkan langkah demi langkah,

Melewati tumpukan batu yang tertata rapaih di sepanjang bibir pantai ini.

Sambil membawa segelas kopi,

Yang sengaja aku belikan dari warung terdekat di pantai ini.

Ku coba lambatkan langkah, seakan mampu ku hitung langkah kaki yang beranjak menapaki batu demi batu,

hingga ke ujungnya yang hendak kutuju.

Dan ..

Tibalah di tempat itu..

Tempat dikala dulu kita pernah ke sini.

Yang sering ku datangi,

sendiri kesini tuk melenyapkan lelah, membunuh sepi setelah aktifitas hariku yang panjang.

Kamu adalah orang yang pertama kalinya kuajak ke tempat ini. Sengaja kuajaki ke tempat ini biar Kamu tau suasana dikala ku sendiri di sini.

Dan sebelumnya aku sudah banyak cerita tentang tempat ini.

Aku pun mengajakimu.

Waktu itu memang memihak padaku.

Akhirnya kamu pun menuruti keinginanku itu.

Aku senang ada kamu yang mau menemaniku mengunjungi tempat ini.

Yang dulu pernah aku juluki, “Pelenyap lelah, Pembunuh sepih.”

Dan hari ini.,,,

Aku datangi lagi tempat ini.

Setelah sekian lama terlewati bersama waktu, seakan aku terjebak dalam dunia fatamorgana.

Kamu yang masih sembunyikan wajahmu di balik sorotan mataku.

Ketika aku yang hanya mampu menjadi penculik wajahmu di balik layar Smartphoneku ini.

Dan ku save dalam galeri.

Agar dapat kulihat wajahmu.

Disaat Rindu itu datang menghantui.

Aku layaknya pecundang yang tak mau mengakui kebodohanku itu.

Kamu yang dulu menciptakan sosok yang menghidupkan, lalu kamu pula yang pergi meninggalkan.

Kutunggu namun takunjug tiba

Ku cari tapi tak pernah ku temui.

Tetapku teruskan perjalanan ini

Yang begitu melelahkan

Aku yakin kamu tak akan mengizinkan aku untuk berhenti disini.

Sekarang aku kesini sudah tak bersama kamu lagi.

Sendiri kesini

Lagi pula

“Buat aku sih,,

Sudah biasa.” ”kataku saat berbicara dalam pikiranku sendiri mencoba menghibur diri.”

Tadinya aku ingin ajakin kamu ke sini lagi.

Tapi..

Kali ini waktu takan berpihak padaku.

Dan semuanya sudah tak seperti dulu lagi.

Aku hanya ingin bilang ke kamu, kalau senja itu datang lagi.

Dan sekarang aku disini.

Tempat yang dulu kita datangi bersama.

Ketika……

Suasana dikala itu yang menyempatkan kita untuk sejenak melepaskan lelah,melewati hari itu.

Hanya kita berdua

Bersama kita duduki tumpukan batu yang tertata rapi di sepanjang pesisir pantai ini.

Aku masih ingat masa itu.

Berdua kita pandangi,

Indahnya senja memikat mata.

Di kala itu,

Kita coba pecahkan gemuruh ombak dan siulan angin, yang menghebusi ke sela-sela dedaunan pada pepohonan di tepi pantai.

Dengan sepenggal kata,

Kita mulai merangkai cerita,

Dan

Sepucuk canda

Yang membuat kita untuk tertawa sekejap.

Hari ini aku ada disini

Bertemu dengan angin saat ku sapa

Dia pun tak menghiraukanku.

Dan menghebus pergi begitu saja.

Lalu..

Ku coba temui ombak dan karang yang lagi ceria menderukan suara.

Seketika kulihat masih ada sapaan senyum yang terlihat.

Seakan Ia mampu menerawang hatiku

Yang sedang terjebak dalam suasana masa itu.

Ia pun mencoba menghangatkan jiwaku dengan isyarat pesan pada sahabat-sahabat dekatnya.

Bersama seekor burung pun menemani,

Menari mengikuti nanyian derunya ombak.

disutulah kutemui tenangnya jiwa.

Sementara senja kian meredup

Pertanda ia mengizinkan untuk pergi

Kala kupandang ombak pun mulai ikut menepi mengisyarat untuk pergi.

Sejenak ku hembuskan nafas

Lalu ku hirup udara baru,

Agar tak begitu sesak.

Sunyi pun mulai terasa dikala petang tiba.

Gelap mulai berkerumun,

Meredupkan mata.

Ketenangan mulai mendamaikan jiwa

Menutupi indanya kemesraan saat itu yang dengan begitu cepat berlalu.

Terdiam tersapa angan

Tumbuhkan niat

Yang terujut bersama doa

Dalam kalbu.

Akan kukenang.

Walau hati tersesat dalam senyuman.

Karena Kamu mampu mendamaikan hatiku.

Jiwaku tentram dalam senyuman.

Tertenang dalam suasana yang telah silam.

Terima kasihku, pada senja yang hari ini datang lagi menyapaku.

Hay kamu..

Hari ini senja datang lagi,

Tapi tak ada kamu di sini.

Mungkin kucoba menunggu kembali,

Senja di masa yang lain.

Libra28

Diterbitkan oleh ViRRose22

“Darkness” Kegelapan dunia Menjanjikan seutas kebahagiaan Yang hanya sesaat untuk dinikmati. Karena hidup tak selamanya bahagia. Tapi aku masih punya 1001 cara Perihal kebebasan menantang kerasnya dunia. “Promise is a Fredoom”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: